


Keunggulan dari Program Studi Oseanografi pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Pattimura (SK Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, Dan Teknologi Republik Indonesia No. 856/B/O/2025.) di Kota Ambon yaitu fokus pengajaran berbasis oseanografi kepulauan yang merupakan keunikan dan keunggulan dibandingkan dengan prodi sejenis pada universitas lainnya, serta ditunjang letak kampus yang berdekatan langsung dengan perairan laut lepas (Laut Banda) dan terhubung dengan gugus kepulauan Maluku Tengah, memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori oseanografi di laboratorium alam (laut).
Selamat Datang Di Program Studi Oseanografi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura. Program studi Oseanografi pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Univeristas Pattimura di Kota Ambon mengarah pada peningkatan pengetahuan dan keahlian di bidang oseanografi berbasis perairan kepulauan. Kajian terkait osenografi kepulauan bertujuan memperluas kapasitas akademik dan riset kelautan yang relevan dengan karakteristik wilayah Maluku, pemenuhan kebutuhan lokal dan nasional akan ahli oseanografi, dan mendorong inovasi berbasis data oseanografi dalam pengelolaan sumber daya laut, mitigasi bencana laut, dan adaptasi terhadap perubahan iklim.
Bedasarkan Surat Keputusan Dewan Eksekutif BAN-PT No. 8921/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/VI/2021, menyatakan bahwa Program Studi Manajemen, Pada Program Sarjana Universitas Pattimura, Kota Ambon Terakreditasi dengan Peringkat Akreditasi B
Program Studi Oseanografi adalah prodi ke-7 di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Prodi ini merupakan pecahan dari Prodi ilmu kelautan. Oseanografi itu sendiri secara harafiah artinya gambaran laut. Prodi oseanografi akan mempelajari terkait laut serta semua proses yang terjadi didalamnya, dengan aspek kajian fisik, kimia, biologi dan geologi. Proses mempelajari laut akan ditunjang dengan pengukuran terkait parameter-parameter di laut baik secara langsung maupun remote atau juga secara modelling.
Prodi S1 Oseanografi di Indonesia hanya dimiliki oleh 5 perguruan tinggi, diantaranya Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponogoro, Universitas Halu Oleo, Universitas Hangtuah dan Universitas Pattimura.
Perbedaan kita yang mnjadi keunggulan dibandingkan dengan prodi sejenis yang ada di indonesia adalah fokus kita ke oseanografi kepulauan, mengingat potensi provinsi kita yang adalah provinsi kepulauan, memiliki laut yang dangkal, selat sempit, laut dalam seperti laut banda, namun juga konsen terhadap oseanografi regional.
Prodi Oseanografi diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis yang kuat, tetapi juga keterampilan praktis dan kemampuan analitis yang dibutuhkan untuk menjawab berbagai persoalan kompleks di lingkungan perairan kepulauan, sehingga kompeten, inovatif, dan relevan dengan tantangan global maupun lokal.
Proses pembelajaran kita juga selain belajar di kelas, praktikum di lab, tapi kita punya lab alam yang bisa diakses langsung dan berdekatan dengan kita, serta ditunjang dengan fasilitas penelitian yang memadai.
Tenaga pendidiik di Prodi Oseanografi terdiri dari 1 Prof, 4 doktor, dan 4 magister dengan spesifikasi keahlian masing-masing staf sesuai dengan cabang ilmu oseanografi, serta aktif dalam penelitian-penelitian tingkat nasional maupun internasional, dan terlibat dalam pengabdian masyarakat pesisir.
Setelah menyelesaikan perkuliahan selama 8 semester, peluang kerja lulusan Prodi Oseanografi cukup luas. Lulusan Prodi dapat bekerja sebagai:
Intinya lulusan prodi oseanografi disiapkan untuk memenuhi tuntutan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI)
Sebagai prodi baru, tentunya Langkah awal adalah melakukan sosialisasi untuk menjaring calon mahasiswa baru baik yang berasal dari Provinsi Maluku maupun Provinsi lainnya di indonesia, disamping pemenuhan akreditasi, penyusunan tata Kelola akademik yang mengacu pada struktur kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menghasilkan lulusan memiliki kompetensi relevan dan siap kerja







